....

KPU Temukan Pemilih Ganda Dalam DPT

18 Sep 20130 komentar

Bukittinggi-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi menemukan pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap.
"Saat ini kami sedang memeriksa pemilih ganda dalam DPT, karena masih ada masa perbaikan sampai 11 Oktober 2013," kata Divisi Sosialisasi KPU Kota Bukittinggi Benny Aziz di Bukittinggi, Senin.
Pihaknya telah mencantumkan 81.471 nama dalam DPT untuk Pemilu 2014 yang sudah diputuskan dalam rapat pleno belum lama ini.
"Semua pihak diminta untuk memberi masukan terhadap DPT tersebut. Jika ada yang belum terdaftar, meninggal masih tercantum namanya, dan lainnya segera melapor ke PPS karena masa perbaikan masih ada," kata dia.
Pihaknya telah menyerahkan DPT ke petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk ditempel di tempat strategis agar dapat dilihat warga.
"Warga diminat berperan aktif untuk mengecek namanya dalam DPT tersebut. Jika masih belum terdaftar segera melapor ke PPS," kata dia.
Ia menyatakan tak tertutup kemungkinan jumlah mereka yang DPT kembali bertambah atau berkurang karena pendataan pemilih bersifat dinamis.
"Bisa saja pemilih tetap terdaftar sekarang dicabut karena pindah alamat atau meninggal dunia serta alasan krusial lainnya," kata dia.
"Diminta semua pihak yakni partai politik (parpol) dan tokoh masyarakat memberi masukan untuk kesempurnaan DPT menjelang Pemilu 2014," kata dia.
Pihaknya telah meluncurkan website "www.kpud-bukittinggikota.go.id" sehingga masyarakat dapat mengakses informasi tentang pemilu di layanan tersebut.
Data KPU Bukittinggi, jumlah pemilih tetap Pemilu 2009 mencapai 74.720 orang.Dari jumlah itu, kata dia, hanya 43.383 orang menyampaikan hak pilihnya dan selebihnya tak menyampaikan hak pilih.
"Mereka yang tidak menyampaikan hak pilih sebanyak 31.337 orang tersebut terbilang cukup besar," kata dia.
Untuk menekan golongan putih (golput), pihaknya akan membentuk "Agen Sosialisasi Pemilu" untuk membantu KPU dalam menyosialisasikan tahapan pemilu.
Di samping itu, kata dia, mendorong masyarakat agar ikut berpartisipasi dalam menyuseskan Pemilu 2014."Agen sosialisasi yang akan dibentuk itu berasal dari berbagai kalangan, baik dari tokoh masyarakat, ''ninik mamak'', pemuka agama, LSM, dan dari kalangan pers," kata dia. (ham)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2013-2016 KPU Kota Bukittinggi